Toyota Beberkan Alasan Penjualan Turun di Kuartal Pertama 2019

Toyota Beberkan Alasan Penjualan Turun di Kuartal Pertama 2019 - AGUNGPOKER Penjualan kendaraan roda empat selama kuartal pertama tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.



Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Sepanjang Januari hingga Maret 2019, penjualan secara wholesale (pabrik ke dealer) hanya mencatatkan angka sebesar 253.863 unit, atau merosot 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, sebesar 292.031 unit.

Dengan penurunan penjualan secara nasional, Toyota masih menjadi nomor satu, dengan penjualan sebesar 77.266 unit. Namun, hasil tersebut juga mengalami penurunan hingga 7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dijelaskan Anton Jimmi Suwandi, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), pihaknya melihat ada tiga alasan kenapa pasar secara total, dan Toyota khususnya mengalami penurunan pada kuartal 2019.

"Kita lihat, kita baru meluncurkan Toyota Avanza, dimana model ini merupakan backbone kita pada pertengahan Januari 2019. Untuk produksi pada Januari juga belum secara total, dan hal tersebut sedikit faktor Toyota dan market mengalami penurunan," jelas Anton saat berbincang dengan wartawan di bilangan Jakarta Pusat, belum lama ini.

Lanjutnya, jika melihat tahun lalu, pada awal tahun, ada model yang penjualannya cukup tinggi, yaitu Mitsubishi Xpander dan Toyota Rush. Dengan peluncuran pada akhir 2017, jadi suplai pada 2018 mengalami kenaikan dibanding periode yang sama tahun ini.

Selanjutnya

"Kemudian, pemilu juga mepengaruhi. Jika kita tarik pada pemilu sebelumnya (2014), jika tidak ada LCGC maka penjualan saat ini juga mengalami penurunan," tegasnya.



Namun, raksasa asal Jepang ini tetap yakin, setelah pemilu dan berbarengan dengan lebaran, penjualan kendaraan bakal kembali naik.

"Harapan kami, tahun ini lebih stabil dibanding tahun lalu. Market keseluruhan masih bisa mencapai 1,1 juta unit, dan Toyota sekitar 350 ribuan unit. Kuartal 2, 3, dan empat jika stimulus ekonomi dan politik sudah baik, semoga bisa meningkatkan penjualan," tutupnya.