Pabrikan Mobil Ini Patungan Bikin 400 Stasiun Pengisian Baterai

Pabrikan Mobil Ini Patungan Bikin 400 Stasiun Pengisian Baterai - Munich Keberadaan mobil listrik, sepertinya sudah jadi prioritas pabrikan otomotif di dunia. Bahkan, untuk mendukung mobil ramah lingkungan ini, beberapa produsen besar bersinergi untuk membangun jaringan pan-Eropa berjumlah 400 stasiun.




Melansir Autonews, Selasa (7/11/2017), grup yang disebut Ionity ini akan dihuni oleh merek-merek besar, seperti BMW, Daimler, Volkswagen, dan Ford. Grup ini akan digerakan oleh merek usaha Audi dan Porsche, dengan membangun stasiun pengisian baterai listrik mobil hingga 2020.

Grup yang nantinya berkantor pusat di Munich ini, bakal membuka 20 stasiun pengisian pertamanya untuk publik di Jerman, Norwegia, dan Austria. Untuk satu stasiun ke stasiun lain, bakal berjarak sejauh 120 km, dan dikelola bersama dengan Tank & Rast, Circle K, dan OMV.

Selanjutnya, jaringan pengisian baterai mobil listrik ini akan diperluas hingga 100 stasiun di 2018. Selain itu, masing-masing stasiun memungkinkan beberapa pengemudi dari berbagai merek melakukan pengisian dengan waktu yang bersamaan.

Untuk diketahui, setiap stasiun pengisian bateri mobil listrik ini akan memiliki kapasitas hingga 350 kW, dan bakal menggunakan standar Eropa.

"Jaringan pan-Eropa akan memainkan peran penting dalam membangun pasar untuk kendaraan listrik," ujar CEO Ionity, Michael Hajesch.



Lanjutnya, stasiun pengisian baterai mobil listrik cepat ini juga siap menerima pembayaran secara digital.

Selama ini, konsumen memang masih belum yakin mobil listrik memiliki jangkauan untuk mencapai tempat tujuan pemilik mobil, dan hal tersebut yang menghambat beberapa pengemudi beralih dari tenaga bensin atau Diesel biasa.